Halal

Halal dan Haram


Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya ada perkara-perkara yang meragukan dan tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Barangsiapa menjauhi perkara-perkara yang diragukan (hukumnya) maka dia telah menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Barangsiapa yang terperosok ke dalam hal yang syubuhat (perkara-perkara yang diragukan hukumnya maka dia terperosok dalam yang haram. Seumpama seorang penggembala, bila mendekati suatu lubang maka ada kemungkinan dia terperosok ke dalamnya. Tiap raja memiliki pembela (yang membentengi) dan benteng Allah ialah segala apa yang diharamkanNya. Sesungguhnya dalam tubuh manusia tedapat gumpalan darah. Apabila gumpalan darah itu baik maka baiklah seluruh tubuhnya, dan apabila buruk maka buruk pulalah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, itu adalah hati. (HR. Al Bukhari)

Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: “Apabila aku shalat semua yang fardhu (wajib) dan puasa pada bulan Ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram dan tidak lebih dari itu, apakah aku bisa masuk surga?” Nabi saw. menjawab, “Ya” (HR. Muslim)

Yang halal jelas dan yang haram jelas. Di antara keduanya ada perkara-perkara yang kelam (kabur). (HR. Al Bukhari)
Akan datang suatu masa di mana tiada seorangpun yang tidak makan uang riba. Kalau tidak ribanya maka ia akan terkena asapnya (atau debunya). (HR. Abu Dawud)

Tiap tubuh yang tumbuh dari makanan yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya. (HR. Athabrani)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s