Astagfirullahaaladziim
(aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung)
Allahumma antassalaamu waminkasslaamu tabaarakta yaa dzaaljalaa li waalikraam
(Wahai Allah! Engkaulah Yang Maha Sejahtera, dan dari-Mulah (datang) kesejahteraan. Mahamulia Engkau wahai (Tuhan) Yang mempunyai kemegahan dan kemuliaan.)
Setelah itu disunahkan mengucapkan tasbih
- Subhanallah 33x (Maha Suci Allah)
- Alhamdulillah 33x (Segala puji bagi Allah)
- Allahu Akbar 33x (Allah Maha Besar)
La ilaaha illellohu wahdahula syariikalah, lahuulmulku walahuulhamdu wahuwa a’la kullisyaiin qadiir
(Tidak ada Tunan, kecuali Allah, sendiri-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki sekalian pemerintahan dan Dialah yang memiliki seluruh pujian. Dan Dia Mahakuasa atas tiap-tiap sesuatu.)
Dalil – dalil yang memerintahkan manusia agar berdzikir
- “Dan sesungguhnya mengingat ALLAH itu paling besar.” (QS al-Ankabut: 45)
- “Maka ingatlah kepada-KU, pasti AKU akan ingat kepadamu.” (QS al-Baqarah:1 52)
- “Dan ingatlah kepada RABB-mu di dalam hatimu dengan merendahkan diri dan
- merasa takut, dengan tidak meninggikan suaramu.” (QS al-A’raf: 205)
- “Wahai orang-orang yang beriman ingatlah kepada ALLAH sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepda-NYA pada pagi dan petang hari.” (QS al-Ahzab:4 1-42)




